Jasa Iklan Google Adwords di Gambir, Jakarta Pusat

0818-04-1010-72. Jasa Iklan Google Adwords oleh profesional Google Partner yang menjangkau Gambir, Jakarta pusat. Kami siap membantu Anda membuka pasar baru bagi Bisnis Anda ke seluruh Nusantara.

Adwords adalah iklan milik Google yang menghubungkan konsumen dengan penjual melalui “kata kunci pembelian.”

Adwords adalah iklan yang hingga kini ditakuti karena biaya per-klik nya dianggap mahal. “Apalagi jika Anda beriklan dengan kata kunci populer,” begitu kata banyak orang yang takut dengan Adwords.

Padahal, Adwords sebenarnya menguntungkan karena kita biasanya tidak beriklan dengan kata kunci popular. Kita beriklan dengan “kata kunci pembelian.” Kata kunci popular biasanya hanya digunakan untuk mencari informasi saja.

Kata kunci “hotel di Jakpus” adalah kata kunci populer. Kata kunci ini hanya cocok untuk beriklan 20 atau lebih hotel di Jakarta pusat bersama – sama. Jika kita beriklan hanya 1 hotel saja di Jakpus, maka kata kunci ini tidak menjual.

Kata kunci “hotel bintang 3 di jakpus” masih perlu ditajamkan untuk beriklan di Adwords. Kami bisa membantu Anda memilih kata kunci yang sesuai untuk beriklan di Adwords.

Adwords, bisa sangat efektif untuk menjual. Iklan ini menampilkan jasa dan produk kita ke hadapan para konsumen secara langsung.

Ardi, seorang arsitek yang masih muda di sebuah kota kecil merasakan manfaat iklan Google Adwords. Sebagai seorang arsitek yang baru bekerja 4 tahunan, Ardi adalah seorang yang bersemangat. Pada tahun itu, 2015 ia bekerja kepada seorang pengembang. Ia benar – benar berharap untuk akhirnya memiliki bisnis perumahan sendiri.

Tetapi, kendala umum seorang pengembang adalah harga tanah yang lumayan tinggi. Untuk mengatasi kendala tersebut, Ardi mencoba mendirikan jasa arsitektur terlebih dahulu yang modalnya tidak terlalu besar. Ia (saat itu) masih bekerja di perusahaan pengembang besar tersebut. Tetapi, ia harus memulai bisnisnya sendiri.

Iapun mencari akal. Ardi mesti beriklan untuk mempromosikan usahanya. Iapun mulai dengan beriklan di surat kabar. Ini adalah cara berpromosi paling dasar untuk marketing apapun hingga sekarang. Ardi, dalam satu bulan mendapatkan 4 order desain serta lebih dari 10 telepon yang justru menanyakan apakah ia membuka lowongan kerja.

Dengan Order yang nilai rupiahnya sudah setara dengan nilai gajinya, iapun mengundurkan diri dari perusahaan lamanya. Selama 1 tahun, Ardi sibuk menjalankan biro arsitekturnya sendiri. Iapun mulai merekrut karyawan. Dalam 1 tahun itu, Ardipun mulai membuat website sendiri. Website inilah yang akhirnya membuat perjalanan karirnya menuju pengembang menjadi lebih terbuka.

Ardi datang ke suatu tempat pembuatan website yang disana ternyata digawangi oleh seorang “Google Partner.” Google partner biasanya mengawali karirnya sebagai master SEO (Search Engine Optimization). Kemudian mereka mengambil sertifikasi dari Google sebagai Google Partner. Sertifikasi ini dilakukan supaya mereka bisa beriklan di Adwords dengan aman.

Ketika mengetahui keperluan Ardi, Google Partner ini kemudian menawarkan untuk Beriklan Adwords untuk bisnisnya. Google Partner ini mengatakan bahwa ada pasar arsitek dan perumahan yang bisa didapatkan dari internet.

Tanpa ragu, Ardi menerima tawaran tersebut. Ia berfikir bahwa biaya yang ditawarkan Google Partner ini adalah biaya paket yang murah. Ia diminta mencoba terlebih dahulu dan menambah biaya iklan jika pelanggannya meningkat.

1 bulan beriklan di Adwords, Ardi mendapatkan pelanggan dari website dan iklannya mencapai 30% dari jumlah pelanggan rata – ratanya setiap bulan. Ia membuktikan bahwa iklan ini ternyata efektif jika dilakukan dengan cara yang benar. Google Partner ini dahulunya adalah master SEO yang terbiasa meriset kata kunci untuk SEO berbagai website. Sekarang, ia meriset kata kunci untuk beriklan dengan hasil yang sama baiknya.

Kemudian, setelah berbulan – bulan beriklan Adwords dan memiliki tabungan, Ardi mencari lahan yang cukup murah di daerah yang agak di pinggiran kota. Ia mempunyai rencana khusus untuk mulai menjadi pengembang. Ia membeli tanah seluah 260 meter dan membaginya menjadi 3. Kemudian ia menggambar rumah 2 lantai dan memposting di websitenya. Ia memberikan harga dan mengiklankan halaman tersebut ke internet. Ia menawarkan tanah tersebut sebagai tanah Kapling atau dibangun sekalian jika membutuhkan. Lewat internet, ia memiliki kebebasan untuk beriklan hingga keluar daerahnya. Yang jelas, melampaui jangkauan iklannya di surat kabar. Ia bisa mentargetkan iklannya ke Jakarta serta Surabaya dan kota besar lainnya. Harapannya, ada warga kota besar tadi yang berasal dari kotanya dan mencari rumah di kampung halaman. Harapannya terkabul. Pelanggan pertama datang dari Jakarta. Bapak yang berkantor di salah satu kantor di selatan Monas ini mencari rumah di kampung halamannya. Iapun membeli satu dari 3 rumah yang ditawarkan Ardi.

Ternyata, proses penjualan untuk ketiga “rumahnya” tidak berlangsung terlalu lama. Dengan beriklan setiap hari, Ardi mampu menjual ketiganya hanya dalam 1 tahun. Memang rumah ini belum dibangunnya, tetapi para pembeli tampaknya tidak keberatan. Mereka memiliki sumberdaya untuk “mengawasi” pembangunan rumahnya oleh Ardi. Lagipula, mereka juga butuh rumah baru, jadi sekalian dibangun saja.

Jika Ardi beriklan di koran nasional, Biayanya akan sangat besar, mencapai ratusan ribu sehari.

Ini adalah awal Ardi menjadi pengembang perumahan. Ia memang baru menjual 3 dan pada tahun 2018 ini 2 dari ketiga rumah ini baru dibangun. Tetapi, setidaknya cita – citanya untuk menjadi pengembang perumahan sudah diraihnya.

Melalui penjualan online, Ardi berhasil meraih pembeli potensial dari kota – kota besar. Jadi, Bukan hanya meikarta yang beriklan hingga ke Sumatra dan Jawa Timur. Kita juga bisa mengiklankan bisnis kita ke pembeli potensial dari manapun selama kita menggunakan bahasa yang sama.

5/5 (1)

Please rate this

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *